Percutian Yang Menarik Di Medan Lake Toba. Alam Semula Jadi



Percutian Yang Menarik Di Medan Lake Toba


APA YANG MENARIK DAN HARUS DICUBAK DI MEDAN, INDONESIA
Medan terkenal sebagai tempat perlancongan yang mempunyai tarikan tersendiri menyebabkan pengunjung dari dalam dan luar negara tidak putus dari masa ke semasa terutamanya dari Malaysia. Keistimewaan Kota Medan yang terletak di Sumatera Utara ini menggamit pengunjungnya adalah Danau Toba nya yang indah lagi mendamaikan.bercuti ke medan lake toba

SEJARA ISTANA MAIMUN

Istana Maimun, terkadang disebut juga Istana Putri Hijau, merupakan istana kebesaran Kerajaan Deli. Istana ini didominasi warna kuning, warna kebesaran kerajaan Melayu. Pembangunan istana selesai pada 25 Agustus 1888 M, di masa kekuasaan Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah. Sultan Makmun adalah putra sulung Sultan Mahmud Perkasa Alam, pendiri kota Medan. Sejak tahun 1946, Istana ini dihuni oleh para ahli waris Kesultanan Deli. Dalam waktu-waktu tertentu, di istana ini sering diadakan pertunjukan musik tradisional Melayu..


“ISTANA MAIMON


Pulau DANAU TOBA


LAPANGAN MERDEKA WALK



DANAU TOBA 

Suatu ketika, tersebutlah seorang nelayan miskin yang tinggal di sebuah desa kecil di Sumatera Utara. Dia tinggal sendiri, orang tuanya sudah lama tiada dan dia juga belum menikah. Setiap hari, dia pergi ke sungai di desanya untuk memancing. Memancing adalah satu-satunya pekerjaanya. Suatu pagi, seperti biasa setelah dia mengunci gubuknya, si nelayan tersebut pergi ke sungai untuk memancing. Hari itu, dia hanya memperoleh satu ikan, ikan yang besar dan cantik. Dia kemudian menaruh ikan tersebut ke dalam ember yang penuh dengan air dan bersiap untuk pulang ke rumah. Merasa lapar, ketika dia tiba di rumah, dia menyiapkan beberapa bumbu untuk memasak ikan tersebut untuk dijadikan makan siangnya. Akan tetapi, ketika dia memegang ikan tersebut dan memandang matanya, dia merasa kasihan. Dia tidak dapat membunuh ikan tersebut. Ikan itu terlalu cantik untuk dijadikan makan siangnya. Oleh karenanya, dia memutuskan untuk menaruhnya kembali ke dalam ember. Di keesokan harinya, seperti biasa dia pergi memancing lagi. Tetapi kali ini, dia tidak memperolah satu ekor ikan pun. Dia pun kembali ke rumah dengan tangan kosong. Ingat akan ikan yang dia tangkap kemarin, dia berencana untuk memasaknya. Akan tetapi, ketika dia ingin mengambil ikan tersebut, ikan tersebut tidak ada di ember. Malahan, dia menemukan seorang gadis cantik duduk di dapurnya. “Siapa kau?” tanya nelayan itu. “Saya adalah ikan itu” jawab gadis tersebut. “Apa maksud mu? tanya nelayan itu bingung. “Saya adalah ikan yang kamu tangkap. Kamu begitu baik; kamu tidak membunuh ku kemarin. Untuk itu saya sangat berterima kasih. Untuk membalas kebaikan mu, saya akan menolong mu untuk melakukan apapun” gadis itu menjelaskan. “Saya tinggal sendiri. Saya tidak memiliki keluarga. Jika kamu ingin menjadi istri ku, saya akan merasa sangat senang” tanya si nelayan itu. “Baiklah, tetapi kamu haru berjanji pada ku. Jika kita memiliki anak kelak, jangan beritahu mereka tentang asal-usul ku. Jika kau memberitahu mereka, sesuatu yang sangat buruk akan terjadi” kata si gadis itu.





Pulau DANAU TOBA



SEJARA / CERITA RAKYAT KARO / BERASTAGI KERAJAAN ARU ATAU HARU 

Kerajaan Aru atau Haru merupakan sebuah kerajaan yang pernah berdiri di wilayah pantai timur Sumatera Utara sekarang. Nama kerajaan ini disebutkan dalam Kakawin Nagarakretagama[1] sebagai salah satu kerajaan yang pernah menjadi taklukan Majapahit. Sedangkan dalam Suma Oriental[2] menyebutkan bahwa kerajaan ini merupakan kerajaan yang kuat Penguasa Terbesar di Sumatera yang memiliki wilayah kekuasaan yang luas dan memiliki pelabuhan yang ramai dikunjungi oleh kapal-kapal asing. Dalam laporannya, Tomé Pires juga mendeskripsikan akan kehebatan armada kapal laut kerajaan Aru yang mampu melakukan pengontrolan lalu lintas kapal-kapal yang melalui Selat Melaka pada masa itu. Dalam Sulalatus Salatin Haru disebut sebagai kerajaan yang setara kebesarannya dengan Malaka dan Pasai. Peninggalan arkeologi yang dihubungkan dengan Kerajaan Haru telah ditemukan di Kota Cina dan Kota Rantang. Haru pertama kali muncul dalam kronik Cina masa Dinasti Yuan, yang menyebutkan Kublai Khan menuntut tunduknya penguasa Haru pada Cina pada 1282, yang ditanggapi dengan pengiriman upeti oleh saudara penguasa Haru pada 1295. Nagarakretagama menyebut Haru sebagai salah satu negara bawahan Majapahit.

Pasar Buah


Logo Herry Cuti Bajet Medan
Hubungi:
》Email: herrycutibajetmedan@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pakej Percutian Yang Menarik Di Medan Lake Toba

TEMPAT YANG MENARIK DI MEDAN LAKE TOBA

APA YANG MENARIK DAN HARUS DICUBAK DI MEDAN, INDONESIA